PANDANGAN KELOMPOK ANGGOTA DPD DI MPR-RI MENGENAI MATERI SOSIALISASI DARI TAP-TAP MPR-RI

Mochtar Naim & Abdul Aziz Qahar
22 Feb 2005

1. Kelihatannya ada tiga produk yang harus kita siapkan mengenai materi sosialisasi ini:

(1) Berupa buku (dan CD) yang isinya selengkap mungkin, seperti pada Kerangka/Daftar Isi Buku Panduan Materi Sosialisasi Hasil Sidang Tahunan MPR-RI th 2003. Jadi yang kita siapkan bukan Buku Panduan, tetapi Buku TAP-TAP MPR-RI yang masih berlaku.

(2) Berupa lembaran pajangan UHV yang diproyeksi-kan ke layar,

(3) Lembaran pajangan UHV yang sama yang diper-banyak untuk dibagi-bagikan kepada audience pada waktu acara sosialisasi.

2. Yang diprioritaskan adalah yang nomor (2) dan (3), sementara yang nomor (1) diusahakan menyiapkannya sebaik mungkin dengan bantuan tenaga ahli. Yang nomor (1) ini bisa dibagi-bagikan secara luas kepada sekolah-sekolah dan PT di samping kepada lembaga-lembaga pemerintah dan swasta untuk waktu yang cukup panjang ke depan.

3. Untuk menyiapkan lembaran pajangan UHV itu, yang perlu diperhitungkan adalah:

(1) Waktu penyampaian yang relatif terbatas (maksi-mum 1 jam)

(2) Bahasa pajangan yang ringkas, tepat dan cepat bisa dipahami, dan yang dibantu oleh charts, grafik, statistik, dsb, di mana diperlukan.

(3) Memasukkan hal-hal yang penting-penting dan po-kok-pokok saja. Pengelaborasian tidak terlepas dari pokok persoalan.

4. Untuk membatasi diri pada hal-hal yang penting-penting dan pokok-pokok itu saja, mau tak mau ada hal-hal yang perlu dicakup, dan ada hal-hal yang tidak perlu dicakup.

5. Hal-hal yang perlu dicakup adalah:
TAP MPR No. I/MPR/203, Pasal 2: (No. 1 dan 2)

(1) TAP MPRS No. XXV/MPRS/1966, dengan menekan-kan kepada tetap berlakunya TAP MPRS tersebut, tetapi de-ngan ketentuan seperti dicantumkan itu. Karenanya, penyebar-luasan buku-buku yang berkaitan dengan komunis-me, Das Kapital, dsb, itu ditoleransi sejauh tidak mengarah kepada upaya penyebar-luasan ideologi komunisme secara terorganisasi.

(2) Tap MPR RI No.XVI/MPR/1999 tentang Politik Ekonomi dalam Rangka Demokrasi Ekonomi.
Pasal 4: (No. 2, 5, 8, 9, 10, 11)

(3) TAP MPR RI No. XI/MPR/1998 tentang Penyelengga-raan Negara Yang Bersih dan Bebas Korupsi, Kolusi dan Nepotisme

(4) TAP MPR RI No. V/MPR/2000 tentang Pemantapan Persatuan dan Kesatuan Nasional

(5) Ketetapan MPR RI No. VI/MPR/2001 tentang Etika Kehidupan Berbangsa

(6) TAP MPR RI No. VII/MPR/2001 tentang Visi Indo-nesia Masa Depan

(7) TAP MPR RI No. VIII/MPR/2001 tentang Rekomen-dasi Arah Kebijakan Pemberantasan dan Pencegahan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme.

(8) TAP MPR RI No. IX/MPR/2001 tentang Pembaruan Agraria dan Pengelolaan Sumberdaya Alam.

Dengan mengingat konstrein waktu, dari jumlah 11 TAP yang akan dijelaskan inipun di mana perlu bisa dikurangi lagi, misalnya dengan mendrop Pasal 2 No. (1) dan Pasal 4 No. (11).
Dengan memfokuskan pembicaraan kepada hal-hal yang justeru bersifat terbuka dan filosofis tanpa ada kepastian apa-kah hal-hal tersebut akan dituangkan dalam bentuk undang-undang atau hanya sekadar doktrin nasional semata, maka kita justeru akan punya peluang untuk menampung aspirasi dan pemikiran yang datang dari audiens dan masyarakat luas. Kearifan itu tidak jarang datangnya justeru dari rakyat kita sendiri. ***

0 Responses to “PANDANGAN KELOMPOK ANGGOTA DPD DI MPR-RI MENGENAI MATERI SOSIALISASI DARI TAP-TAP MPR-RI”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s





%d bloggers like this: