PARIWISATA DAN PEKAT

AGAR Pariwisata bisa berjalan sesuai dengan yang diinginkan oleh kita bersama di Sumatera Barat ini, rambu-rambu budayanya harus jalan dan tegak. Dan ini menyangkut semua kita dan semua yang terkait dengan dunia dan bisnis kepariwisataan itu. Kita mengembangkan kepariwisataan di Sumatera Barat ini dengan mengindahkan rambu-rambu budaya itu, sehingga yang kita peroleh tidak hanya keuntungan material-finansialnya tetapi juga keuntungan budaya itu sendiri. Alangkah indahnya jika di samping keuntungan material-finansial itu budaya tegak, agama tegak dan hubungan persaudaraan sedunia juga tegak. Dengan demikian kita mempertanggung-jawabkan program Pariwisata yang kita kembangkan di daerah ini dengan pertanggung-jawaban dunia-akhirat.
Itulah gunanya kita menerapkan rambu-rambu budaya itu yang sekarang kita tuangkan dalam bentuk Perda Pekat di samping dan dalam rangka kita kembali kepada kepribadian kita semula, yaitu dengan motto ABS-SBK: Adat Bersendi Syarak, Syarak Bersendi Kitabullah.
Dunia Pariwisata bukanlah sesuatu yang kaku, yang kalau tidak begitu tidak bisa dan duit tidak akan masuk. Akibat dari cara berfikir yang kaku itu, dan selalu dengan motif mengaut keuntungan yang sebesar-besarnya, maka semua apapun dibolehkan. Jadilah Pariwisata itu sebagai ajang bagi semua macam kemaksiatan di samping yang baik-baik yang lainnya.
Bagi masyarakat yang tidak mengindahkan nilai-nilai peradaban, adat dan kegamaan, barangkali semua itu boleh, dan silahkan saja. Sehingga tidak soal apakah orang yang bukan suami-isteri bisa tidur sekamar di hotel-hotel. Perjudian, pelacuran dan minuman keras dibiarkan dan malah dikembangkan. Pakaian seronok di jalanan yang mempertontonkan bagian-bagian badan yang sifatnya aurat dan merangsang syahwat dibiarkan. Berpegangan tangan, berangkulan, berpelukan dan berciuman di depan umum, dsb, dibiarkan.
Jika ke sana pula diarahkan Pariwisata di Sumatera Barat ini, lebih baik pihak-pihak terkait dengan kepariwisataan itu berpikir ulang. Dan berpikir ulang berkali-kali.
Kita perlu uang. Dan siapa pula yang tidak perlu uang. Tetapi kita mendapatkannya dengan cara yang halal dan terhormat, sesuai dengan prinsip ABS-SBK itu. Kita sopan dan meladeni turis-turis asing dan dalam negeri sendiri seperti kita menghormati tamu dan saudara kita sendiri. Kita terima mereka dengan senyum dan kita bantu mereka di mana mereka perlu dibantu. Tetapi pada waktu yang sama, mereka harus tahu bahwa mereka adalah tamu kita, yang harus mengenal dan mematuhi rambu-rambu adat dan sopan santun kita di daerah ini. Tidak bisa adat mereka yang mereka bawakan ke mari. Mereka harus tahu itu.
Oleh karena itulah pihak yang terkait dengan kepariwisataan harus memberikan informasi seluas mungkin apa yang boleh dan yang tidak boleh yang bisa dilakukan di Sumatera Barat ini. Orang asing biasanya sangat arif dengan semua yang boleh dan tidak boleh (do’s and don’ts) ini. Mereka datang ke mari ini bukan hanya sekedar untuk berfoya-foya – karena semua ini bisa mereka dapatkan di negeri mereka sendiri. Tetapi mereka ke mari ini untuk melihat dan menikmati sesuatu yang tidak ada di negeri mereka; yaitu keindahan alam dan keindahan budayanya.
Mudah-mudahan kasus penggeledahan menghebohkan di hotel-hotel di Bukittinggi oleh pihak keamanan itu hanyalah semata masalah cara dan teknis, dan bukan masalah prinsip. Tetapi teknis dan cara sekalipun haruslah yang selalu mengacu kepada prinsip yang telah kita sepakati bersama itu.
Untuk itu perlu memang aturan pelaksanaan yang sama dan seragam untuk semua serta dijalankan secara konsisten dan terpadu. Dan tidak perlu ada pengecualian, yang kalau di hotel-hotel biasa tidak boleh, tetapi di hotel berbintang boleh. Misalnya pasal minuman keras dan tidur sekamar yang bukan muhrim itu. ***

0 Responses to “PARIWISATA DAN PEKAT”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s





%d bloggers like this: